Feeds:
Tulisan
Komentar

Ciri-ciri kecintaan seorang hamba kepada Rabnya

Soal-6: Bagaimanakah ciri-cirinya seorang hamba yang mencintai Rabnya عز وجل ?

Jawab: ciri-cirinya adalah apabila seorang mencintai apa yang dicintai oleh Allah تعلى, membenci apa yang dibenci oleh Allah, melaksakan perintahNya dan menjauhi laranganNya serta mencintai wali-waliNya dan memusuhi musuh-musuhNya, oleh karena itu tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.

Lanjut Baca »

Kewajiban pertama bagi seorang hamba

Soal -1: Kewajiban apakah yang pertama bagi seorang hamba?

Jawab: Kewajiban pertama bagi seorang hamba adalah mengetahui perkara yang menjadi  penyebab Allah menciptakan manusia, mengambil perjanjian dari mereka, yang menjadi penyebab Allah mengutus para rasulNya, menurunkan kitab-kitabNya, yang menjadi penyebab Allah menciptakan dunia dan akhirat, surga dan neraka, neraka al-haaqqah dan al-waaqi’ah, dipancangkannya timbangan amalan, dihamparkannya lembaran-lembaran amalan, yang menjadi penentu celaka atau bahagianya seorang hamba, demikian pula pembagian nur kepada seorang hamba. Barang siapa yang tidak diberi oleh Allah cahaya niscaya dia tidak akan mendapatkan cahaya.

Lanjut Baca »

Lanjutan Tanya Jawab

Hikmah Diwajibkanya Puasa

Soal 3: Syeikh Shalih Al-’Utsaimin رحمه الله ditanya tentang hikmah diwajibkannya puasa?

Jawab: Beliau menjawab: Apabila kita membaca firman Allah Ta’alaa:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [ Al-Baqarah : 183 ]

Lanjut Baca »

Tanya Jawab Seputar Puasa

Tulisan ini dasarikan dari tanya jawab fadhilah Syeikh muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin رحمه الله dari kitab Fataawa fi Ahkaamish Shiyaam.

Kedudukan Puasa di dalam Islam

Soal 1: Syeikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin رحمه الله ditanya tentang kedudukan puasa di dalam Islam?

Jawab: maka beliau رحمه الله menjawab: Kedudukan puasa di dalam Islam merupakan salah satu dari rukun Islam yang agung yang tidak mungkin bisa berdiri kecuali dengannya dan tidak akan sempurna kecuali dengannya pula, adapun keutamaannya di dalam Islam telah disebutkan dari Nabi صلى الله عليه وسلم bahwasanya belaiu bersabda:

(( من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه ))

Barang siapa yang berpuasa di bulan ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu “

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.